google.com, pub-4370146743310366, DIRECT, f08c47fec0942fa0


Awas, Sering Makan Burger Perempuan Rentan Kanker Payudara

Burger.


koranWedding.com - Hati-hati bagi perempuan yang menyukai makanan cepat saji seperti hamburger. Terutama perempuan yang baru menginjak usia remaja.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa remaja perempuan yang terlalu sering mengonsumsi hamburger bisa terkena kanker payudara sebelum mereka berumur 45 tahun.

Umur remaja adalah umur peralihan perempuan menuju fase dewasa dimana perempuan akan mengalami pertumbuhan payudara.

Kebanyakan remaja perempuan sering singgah di sebuah restoran cepat saji dan memesan hamburger untuk disantap sebagai makan siang atau makan malam.

Mereka cenderung menyukai salah satu makanan cepat saji ini. Terutama di Amerika yang mayoritas sekolahan di sana menyediakan hamburger atau makanan cepat saji lainnya sebagai menu makan siang.

Dr Karin Michels dari University of California, Los Angeles, Amerika mengatakan bahwa selama masa remaja dan dewasa awal, kelenjar payudara sedang tumbuh.

Oleh karena itu perempuan rentan terhadap faktor gaya hidup yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

Pada penelitian ini, Dr Michels dan timnya mengumpulkan data dari 45.204 perempuan berusia 33 sampai 52 tahun yang terdaftar dalam Nurses' Health Study II yang telah menyelesaikan kuesioner frekuensi makanan pada tahun 1998 mengenai makanan yang mereka santap selama di sekolah menengah atas.

Setiap makanan diberikan skor inflamasi dengan menggunakan metode yang dikembangkan, yakni menghubungkan makanan dengan penanda inflamasi dalam darah.

Selama 22 tahun, 870 wanita yang telah menyelesaikan sekolah menengah atas didiagnosa terkena kanker payudara premanopause dan sebanyak 490 sisanya didiagnosis dengan kanker payudara pasca menopause.

Kemudian para wanita tersebut dibagi kedalam lima kelompok berdasarkan skor inflamasi hasil dari makanan semasa remaja yang mereka santap, grup yang memiliki skor tertinggi memiliki risiko 35 persen lebih tinggi terkena kanker payudara premenopause.

Ketika analisis yang sama dilakukan berdasarkan makanan yang dikonsumsi oleh usia dewasa awal, skor inflamasi tertinggi adalah 41 persen lebih berisiko terkena kanker payudara premenopause.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa makanan yang biasa disantap semasa remaja dapat menyebabkan peradangan kronis bila dikonsumsi terlalu sering dan dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita muda sebelum menopause", ujar Dr Michels seperti dikutip Rabu (8/3/2017) dari Daily Mail.

"Sekitar 12 persen wanita di Amerika Serikat mengidap kanker payudara selama hidup mereka", tambahnya.

Namun, pada dasarnya risiko kanker payudara setiap wanita berbeda berdasarkan pada berbagai faktor, termasuk kecenderungan genetik, demografi, dan gaya hidup.

Menurut Dr Michels, penting untuk dicatat bahwa meskipun ini penelitian asosiasi namun, tidak mudah untuk melakukan penelitian kausal. Di mana akan membutuhkan beragama jenis makanan per individu remaja perempuan untuk jangka waktu yang panjang dan mengikuti mereka selama beberapa dekade.

Dr Michels juga menjelaskan bahwa keterbatasan utama dari penelitian ini adalah bahwa makanan yang biasa dikonsumsi selama masa remaja akan dikonsumsi kembali oleh peserta di kemudian hari.

Sehingga peneliti tidak memiliki pengukuran yang tetap terhadap seorang remaja dan dewasa awal sebagai penanda darah karena peradangan dalam penelitian ini. (rus)



google.com, pub-4370146743310366, DIRECT, f08c47fec0942fa0

website stat